Selasa, 06 Maret 2012
cerita hati
tolong jangan putuskan cinta kita, aku hanya mencinta kamu, aku hanya menyayangi kamu, aku emang ga berharta banyak, dan wajah aku juga ga ganteng, emang aku itu suka nyakitin hati kamu, tapi apakah perpisahan adalah cara yang baik untuk kita, itu ga mungkin sayang, kita bisa mengenali masing-masing cerita yang pernah kita obrolkan, jangan pernah masukan kelubuk hatimu, karena itu maslalu, karena masa lalu yang saya alami kebanyakan semua keburukan,aku tak mau karena itu kita menjadi sperti ini sayang,tolong plis jangan menjadikan seuatu kata yang kau ucapkan menjadi hal yang menyesalkan hatimu, padahal kau hanya butuh kenenangan untuk menenangkan semuanya,aku hanya bisa menyesali semua yang aku lakukan,sehingga kau mengucapkan kata yang tak seharusnya kau ucapkan tentang kita.
apa salah aku ke kamu?
emang semua yang aku lakuin slalu salah, tapi apakah kamu harus menjauh dengan cara ini?
aku tak sanggup untuk keputusan ini, aku hanya bisa bilang tak kan jera aku memintamu tuk tetap di sini. dan kamu minta tuk lupakanmu, aku tak kan mampu.
Senin, 05 Maret 2012
Fonetik dan Fonemik
Bagian dari Tatabahasa yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa
pada umumnya dalam Ilmu Bahasa disebut fonologi .
Fonologi pada umumnya dibagi atas dua bagian yaitu Fonetik
dan Fonemik .
Fonetik adalah ilmu yang menyelidiki dan
menganalisa bunyi-bunyi ujaran yang dipakai dalam tutur, serta mempelajari
bagaimana menghasilkan bunyi-bunyi tersebut dengan alat ucap manusia.
Fonemik adalah ilmu yang mempelajari
bunyi-ujaran dalam fungsinya sebagai pembeda arti.
Jika dalam fonetik kita mempelajari segala macam bunyi yang
dapat dihasilkan oleh alat-alat ucap serta bagaimana tiap-tiap bunyi itu
dilaksanakan, maka dalam fonemik kita mempelajari dan menyelidiki
kemungkinan-kemungkinan, bunyi-ujaran yang manakah yang dapat mempunyai fungsi
untuk membedakan arti.
Kata
Keterangan atau Adverbia
Kata-kata Keterangan atau adverbia adalah
kata –kata yang memberi keterangan tentang:
1. Kata Kerja
2. Kata Sifat
3. Kata Keterangan
4. Kata Bilangan
5. Seluruh Kalimat
Kata keterangan secara tradisional dapat
dibagi-bagi lagi atas beberapa macam berdasarkan artinya atau lebih baik
berdasarkan fungsinya dalam kalimat, yaitu:
A. Kata Keterangan Kualitatif (Adverbium
Kualitatif)
Adalah Kata Keterangan yang menerangkan
atau menjelaskan suasana atau situasi dari suatu perbuatan.
Contoh: Ia berjalan perlahan-perlahan
Ia menyanyi dengan
nyaring
Biasanya Kata Keterangan ini dinyatakan
dengan mempergunakan kata depan dengan
+ Kata Sifat. Jadi sudah tampak di sini bahwa Kata
Keterangan itu bukan merupakan suatu jenis kata tetapi adalah suatu fungsi atau
jabatan dari suatu kata atau kelompok kata dalam sebuah kalimat.
B. Kata Keterangan Waktu (Adverbium
Temporal)
Adalah keterangan yang menunjukkan atau
menjelaskan berlangsungnya suatu peristiwa dalam suatu bidang waktu: sekarang, nanti, kemarin,
kemudian, sesudah itu, lusa, sebelum, minggu depan, bulan depan, dan lain-lain.
Kata-kata seperti: sudah, telah, akan, sedang, tidak termasuk dalam keterangan waktu, sebab kata-kata
tersebut tidak menunjukkan suatu bidang waktu berlangsungnya suatu tindakan,
tetapi menunjukkan berlangsungnya suatu peristiwa secara obyektif.
C. Kata Keterangan Tempat (Adverbium
Lokatif)
Segala macam kata ini memberi penjelasan
atas berlangsungnya suatu peristiwa atau perbuatan dalam suatu ruang, seperti: di sini, di situ, di sana, ke mari, ke sana,
di rumah, di Bandung, dari Jakarta dan
sebagainya.
Dari contoh-contoh di atas tyang secara
konvensional dianggap Kata Keterangan Tempat, jelas tampak bahwa golongan kata
ini pun bukan suatu jenis kata, tetapi merupakan suatu kelompok kata yang
menduduki suatu fungsi tertentu dalam kalimat. Keterangan Tempat yang
dimaksudkan dalam Tatabahasa-tatabahasa lama terdiri dari dua bagian yaitu kata
depan (di, ke, dari) dan kata benda atau kata ganti penunjuk.
D. Kata Keterangan Cara (Keterangan
Modalitas)
Adalah kata-kata yang menjelaskan suatu
peristiwa karena tanggapan si pembicara atas berlangsungnya peristiwa tersebut.
Dalam hal ini subyektivitas lebih ditonjolkan. Keterangan ini menunjukkan sikap
pembicara, bagaimana cara ia melihat persoalan tersebut. Pernyataan sikap
pembicara atau tanggapan pembicara atas berlangsungnya peristiwa tersebut dapat
berupa:
1. Kepastian : memang, niscaya, pasti, sungguh, tentu,
tidak, bukannya, bukan.
2. Pengakuan : ya, benar, betul, malahan, sebenarnya.
3. Kesangsian : agaknya, barangkali, entah, mungkin,
rasanya, rupanya, dan lain-lain.
4. Keinginan : moga-moga, mudah-mudahan.
5. Ajakan : baik, mari, hendaknya, kiranya.
6. Larangan : jangan.
7. Keheranan : masakan, mustahil, mana boleh.
Catatan: Kata tidak menyatakan kepastian dengan mengingkarkan sesuatu,
begitu juga kata bukan. kata tidak dipakai untuk menyatakan ingkaran biasa, ingkaran pada
perbuatan, keadaan, hal atau segenap kalimat, sedangkan bukan menyatakan suatu pertentangan dan menyangkal bagian
dari suatu kalimat.
Konsonan
Bila dalam
menghasilkan suatu bunyi-ujaran, udara yang keluar dari paru-paru mendapat
halangan, maka terjadilah bunyi yang disebut konsonan . Halangan yang
dijumpai udara itu dapat bersifat sebagian yaitu dengan menggeserkan atau
mengadukkan arus udara itu.
Dengan
memperhatikan bermacam-macam factor untuk menghasilkan konsonan, maka kita
dapat membagi konsonan-konsonan:
- Berdasarkan artikulator dan
titik artikulasinya.
- Berdasarkan macam halangan
udara yang dijumpai udara yang mengalir keluar.
- Berdasarkan turut-tidaknya pita
suara bergetar.
- Berdasarkan jalan yang dilalui
udara ketika keluar dari rongga-rongga ujaran.
Batasan : Konsonan adalah bunyi-ujaran
yang terjadi karena udara yang keluar dari paru-paru mendapat halangan.
1.
Berdasarkan artikulator dan titik artikulasinya, konsonan-konsonan dapat dibagi
atas:
a. Konsonan
bi-labial, bunyi yang
dihasilkan dengan mempertemukan kedua belah bibir: /p/, /b/, /m/, dan /w/.
Karena kedua belah bibir sama-sama bergerak, serta keduanya juga menjadi titik
sentuh dari bibir yang lainnya, maka sekaligus mereka bertindak sebagai
artikulator dan titik artikulasi.
b. Konsonan
labio-dental, adalah bunyi
yang dihasilkan dengan mempertemukan gigi atas sebagai titik artikulasi dan
bibir bawah sebagai artikulatornya: /f/ dan /v/.
c. Konsonan
apiko-interdental, adalah bunyi
yang terjadi dengan ujung lidah yang bertindak sebagai artikulator dan daerah
antar gigi sebagai titik artikulasinya: /t/ dan /n/.
d. Konsonan
apiko-alveolar, adalah bunyi
yang dihasilkan oleh ujung lidah sebagai artikulator dan lengkung kaki gigi
sebagai titik artikulasinya: /d/ dan /n/.
e. Konsonan
palatal, adalah bunyi
yang dihasilkan oleh bagian tengah lidah sebagai artikulator dan langit-langit
keras sebagai titik artikulasinya: /c/, /j/, dan /ny/.
f. Konsonan
velar, adalah bunyi
yang dihasilkan oleh belakang lidah sebagai artikulator dan langit-langit
lembut sebagai titik artikulasinya: /k/, /g/, /ng/, dan /kh/.
g. Hamzah
(glottal stop), adalah bunyi
yang dihasilkan dengan posisi pita suara tertutup sama sekali, sehingga
menghalangi udara yang keluar dari paru-paru. Celah antara kedua pita suara
tertutup rapat.
h. Laringal,
adalah bunyi
yang terjadi karena pita suara terbuka lebar. Bunyi ini dimasukkan dalam
konsonan karena udara yang keluar mengalami gesekan.
2.
Berdasarkan halangan yang dijumpai udara ketika keluar dari paru-paru, konsonan
dapat pula dibagi-bagi atas:
a. Konsonan
hambat (stop), merupakan
konsonan yang terjadi karena udara yang keluar dari paru-paru sama sekali
dihalangi: /p/, /b/, /k/, /t/, /d/, dll. Dalam pelaksanaannya, konsonan hambat
dapat disudahi dengan suatu letusan; dalam hal ini konsonan hambat itu disebut konsonan
peletus atau konsonan eksplosif, misalnya konsonan p dalam kata pukul,
lapar. Atau konsonan hambat itu dapat dilaksanakan dengan tidak ada
letusan; maka hambat itu bersifat implosif, misalnya /t/ dalam kata berat,
parit, dll.
Dengan cara
sederhana dapat dikatakan bahwa hambat eksplosif terdapat bila suatu konsonan
hambat diikuti vokal, sedangkan konsonan hambat implosif terjadi bila konsonan
hambat itu tidak diikuti vokal.
b. Frikatif
(bunyi geser) , merupakan
konsonan yang terjadi bila udara yang keluar dari paru-paru digesekkan: /f/,
/h/, dan /kh/.
c. Spiran, merupakan konsonan yang terjadi bila
udara yang keluar dari paru-paru mendapat halangan berupa pengadukan diiringi
bunyi desis: /s/, /z/, /sy/.
d. Likuida, atau disebut juga lateral ,
merupakan bunyi yang dihasilkan dengan mengangkat lidah ke langit-langit
sehingga udara terpaksa diaduk dan keluat melalui kedua sisi: /l/.
e. Getar
atau trill, adalah bunyi
yang dihasilkan dengan mendekatkan lidah ke alveolum atau pangkal gigi,
kemudian lidah itu menjauhi alveolum lagi, dan seterusnya terjadi
berulang-ulang dengan cepat, sehingga udara yang keluar digetarkan. Bunyi ini,
yang dihasilkan dengan ujung lidah sebagai artikulator disebut getar apikal .
Di samping itu dalam Ilmu Bahasa dikenal pula semacam bunyi getar lain yang
mempergunakan anak tekak sebagai artikulatornya, dan yang bertindak sebagai
titik artikulasinya adalah belakang lidah. Konsonan getar macam ini disebut getar
uvular . Getar apikal dilambangkan dengan /r/, sedangkan getar uvular
secara fonetis dilambangkan dengan /R/.
3.
Berdasarkan bergetar tidaknya pita suara, konsonan terbagi atas:
a. Konsonan
bersuara, jika pita
suara turut bergetar: /b/, /d/, /n/, /g/, /w/, dan sebagainya.
b. Konsonan
tak bersuara, jika pita
suara tidak bergetar: /p/, /t/, /c/, /k/, dan sebagainya.
4.
Berdasarkan jalan yang diikuti arus udara ketika keluar dari rongga ujaran, konsonan terbagi atas:
a. Konsonan
oral, jika
udaranya keluar melalui rongga mulut: /p/, /b/, /k/, /d/, /w/ dan sebagainya.
b. Konsonan nasal, jika udaranya keluar melalui rongga
hidung: /m/, /n/, /ny, /ng/.
Jumat, 10 Februari 2012
materi tentang otomotif
Indikator :
1. Menjelaskan fungsi sistem starter
2. Menjelaskan prinsip perubahan energi listrik menjadi energi mekanik / gerak
3. Menjelaskan nama nama komponen motor starter
4. Menjelaskan cara kerja sistem starter dan cara kerja rangkaian
Materi
Fungsi
Sistem starter berfungsi sebagai pemutar awal pada saat menghidupkan mesin. Untuk menghidupkan mesin ada beberapa cara yaitu a) dengan tangan (engkol) seperti pada motor diesel satu silinder, b) dengan tali/tangan pada motor-motor kecil, dengan kaki pada sepeda motor dan yang paling banyak dipakai yaitu dengan motor listrik atau electric starter. Pada mesin mesin mobil umunya menggunakan motor starter untuk pemutar awal menghidupkan mesin.
Prinsip Kerja
Prinsip kerja Motor starter mengubah energi listrik/arus listrik menjadi energi mekanik atau gerak putar. Prinsip perubahan energi listrik menjadi energi gerak/putar berdasarkan hokum tangan kiri Fleeming atau prinsip ulir kanan.
1. Prinsip ulir kanan
Bila sekrup diputar ke kanan serah jarum jam maka sekrup bergerak maju. Arah putaran sekrup menunjukkan arah medan magnet, arah gerakan sekrup menunjukkan arah arus listrik.
2. Kaidah Tangan Kiri Fleeming
Dengan menggunakan kaidah tangan kiri fleeming dengan posisi seperti pada gambar maka Ibu jari menunjukkan arah gerakan, jari tengah menunjukkan arah arus listrik dan jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet.
3. Medan Magnet Pada Kutub Magnet
Bila dua buah kutupmagnet N (utara) dan S (selatan) berdekatan maka akan timbul garis gaya magnet yang arahnya dari kutub N ke kutub S.
4. Kawat Yang Dialiri Listrik
Jika kawat yang dibentuk U dialiri arus listrik maka disekitar kawat akan timbul medan magnet dengan arah sesuai anaka panah.
Bila kawat yang dibentuk U diletakkan dalam medan magnet dan kawat dialiri arus listrik maka, pada kawat timbul medan magnet. Bila medan magnet tersebut berada pada kutub magnet maka disekitar kawat terjadi penguatan medan magnet dan akibatnya kawat akan bergerak karena kedua medan magnet tersebut.
Gambar di atas adalah prinsip dasar Motor listrik arus searah. Bila arus listrik mengalir dari baterei ke field coil kemudian ke armature ke baterei lagi maka pada field coil timbul medan magnet dan pada armature juga timbul medan magnet akibatnya armature akan berputar. Jika Armature coil dibuat banyak maka putaran akan terus menerus sehingga menimbulkan tenaga putar. Selanjutnya tenaga putar dipakai untuk pemutar awal mesin.
Komponen
KLIK NAMA KOMPONEN YANG BERWARNA UNTUK DETAIL
SOLENOID
Berfungsi menggerakkan drive lever dan menggerakkan main switch sehingga mengalirkan arus listrik yang besar dari terminal 30 (+) aki ke terminal C starter. Solenoid terdiri dari beberapa komponen diantaranya; Pull In Coil , Hold In Coil, plunger, Contact plate, Magnetic switch, terminal C dan terminal 30. Pull In coil sebgai kumparan penarik, Hold In Coil Sebagai kumparan penahan, Plunger sebagai penggerak drive lever, Contact plate dan main switct sebagai penghubung arus, terminal 30 ke terminal (+) baterei dan terminal C dihubungkan ke Brush (sikat).
FIELD COIL DAN YOKE
Field coil berfungsi untuk membangkitkan medan magnet. Field Coil membangkitkan magnet pada Pole Core. Yoke berfungsi menopang filed coil sekaligus sebagi rumah motor.
ARMATURE
Armature berfungsi untuk membangkitkan putaran motor.
Armature terdiri dari:
1. Armature shaft
2. Armature coil
3. Armature core
4. helical spline
5. Komutator
BRUSH DAN BRUSH HOLDER
1. Brus holder berfungsi sebagai pemegang sikat
2. Brush ( sikat ) berfungsi mengalirkan arus listrik ke kumparan Armature
STARTER CLUTH UNIT
Starter cluth unit terdiri dari: PINION, OVER RUNNING CLUTH dan SCREW SPLINE. Pinion berfungsi untuk memutarkan ring gear, Over running cluth berfungsi mencegah aramature berputar berlebihan pada saat mesin hidup, screw spline berfungsi menggeser pinion saat akan berhubungan dengan ring gear agar perkaitan terjadi secara lembut.
Cara Kerja
Pada saat kunci kontak di putar pada posisi start maka arus akan mengalir ke solenoid dan ke unit motor. Urutan mengalirnya arus adalah dari: Baterei – kunci kontak – terminal 50 –kumparan pull in coil – terminal C – field coil – sikat – komutator – armature coil – komutator – sikat -
Selain itu arus juga mengalir dari baterei – kunci kontak – terminal 50 – hold in coil dan ke masa.
Pada saat ini maka pull in coil dan hold in coil akan menjadi magnet dan menggerakkan plunger solenoid mendorong drive lever.
Pada saat pinion sudah berkaitan penuh dengan ring gear maka contackt plate akan berhubungan sehingga arus yang mengalir ke armature coil langsung dari baterei melalui terminal 30 dan terminal C sehingga motor starter berputar dengan cepat karena arus yang besar.
Pada saat mesin sudah hidup dan kunci kontak dilepas maka arus yang mengalir solenoid dan ke armature terputus . Kemagnetan pada solenoid akan hilang dan plunger menarik pinion lepas dari ring gear. Selain itu kontak hubungan kontak plate terputus, maka putaran armature akan berhenti.
Simulasi
Pasangkan nama komponen dengan kotak yang tersedia dengan cara menggeser nama komponen
a.PINION b. DRIVE LEVER c. SOLENOID d.FIELD COIL e. ARMATURE CORE f. BRUSH g. BRUSHSPRING h. STARTER CLUTH i. YOKE
Pasangkan Baterei yang teganganya sesuai kebutuhan motor starter . Untuk motor bensin sehingga motor starter berputar 40 – 60 RPM
<div style="overflow:no; width:100%px; height:100%px; border:6px ridge #00FFFF; padding: 5px;">Ini Contoh Bingkainya</div>
besaran turunan
NO NAMA BESARAN LAMBANG SATUAN LAMBANG BESARAN LAMBANG DIMENSI
1 LUAS m2 L [L2]
2 VOLUME m3 v [L2]
3 KECEPATAN m/s v [L.S-1]
4 MASA JENIS Kg/m2 P [M.L-3]
5 BERAT JENIS N/m3 Pg [M.L-2.T-2]
6 GAYA N F [M.L.T-2]
7 DAYA W(watt) P [M.L.T-3]
8 USAHA J W [M.L2.T-2]
9 AKSELERASI m/s2 Α [L.T-2]
10 ENERGI J Ep,Ek,Em [M.L2.T2]
11 MOMENTUM Kgm/s p [M.L.T-1]
12 IMPULS Kgm/s I [M.L.T-1]
13 STRESS N/m2 σ (tau) [M.L-1.T-2]
14 MODULUS ELASTISITAS N/m2 E [M.L-1.T-2]
15 TEKANAN N/m3 P,P [M.L-1.T-2]
16 DEBIT m3/s DEBIT [L3.T-1]
17 KALOR J Q [M.L2.T2]
18 HAMBATAN LISTRIK Ohm P [L.M2]
19 POTENSIAL LISTRIK Columb C=A.S IT
20 MUATAN LISTRIK Volt V=J/C [M.L2.T3.I-1]
Label:
tentang fisika
Lokasi:
Karawang, Indonesia
Senin, 09 Januari 2012
s
sekali lagi aku sudah di sakiti oleh wanita yang ku sayang, aku teraniaya oleh sikapnya, dan dengan sikap egonya dia menjadi lebih nikmat dengan membela dirinya, dan egonya sudah menjadi darah baginya, maaf bila aku menjadi bagian hidupmu yang salah dan suka menjadi bahan amarahmu, aku hanya manusia biasa dan tidak menjadikan aku itu orang yang sempurna, aku hanya sekedar butuh penjelasan saja ama kamu itu, bukan di akhiri seperti ini,aku itu benar-benar mencintaimu dan ingin menjalin kasih cinta denganmu saja, ada perasaan dalam dada pada orang yang menyayangi aku dulu, bukan berarti aku itu selalu cinta sama dia dan menjadi cinta padanya, aku cuman sekedar ingat semata dan tidak mengenang semua tentangnya, aku tetap pada prinsipku dengan mencintaimu, walau engkau emang sudah ada rasa pada orang lain dan engkau tak mengatakannya, ya aku mengerti karena pada saat remajalah kita merasakan pahit getirnya cinta juga dan manisnya cinta,nanti engkau akan rasakan betapa pentingnya perasaan aku padamu sewaktu dulu aku mengucap seperti itu, aku ngomong sama kamu itu tidak main-main dan tidak ada kebohongan dihatiku ini, Allah lah saksi dari lubuk hatiku pada saat mengatakan itu semua padamu, ingatlah disaat kita bersama, begitu mer=sranya kita sehingga kita terbuai oleh indahnya cinta kita yang bersemi, dan aku ingin lakukan itu semua padamu dan tidak selalu ada pertengkaran diantara kita, sungguh aku sangat sayang padamu, tolonglah fikirkan kembali tentang hal yang engkau katakan, karena sikap manusia itu bisa dirubah, dan aku siap untuk berubah demi cinta, dan aku menerima bila kamu ga bisa menjadi berubah, aku menerima sifat kekuranganmu, aku hanyalah manusia yang mungkin menjadi penilaian hitam dipandang olehmu, aku tak tau untuk bagaimana lagi agar engkau yakin bahwa cintaku padamu itu sangat besar, jadi aku mohon padamu, aku ingin kamu, aku ingin dirimu, aku cinta kamu, aku sayank kamu dan aku tak mau kau meninggalkan aku, aku tau kita ada perbedaan, tetapi perbedaan itu bisa ko untuk kita saling melengkapi, aku mohon sama kamu, aku tak tau mau bilang apa lagi selain aku bilang kamu fikirkan kembali, karena aku tak mau ini semua berrakhir, sekali lagi aku mohon,
(semoga engksu membaca dan memahami apa kata isi hatiku yang tak ingin meninggalkanmu)
Sabtu, 10 Desember 2011
"datangnya cinta baru di hati"
seolah aku tak mengerti,betapa senangnya hati ini berkenalan pertama dengannya, dan seolah aku terbuai dalam hanyut keakraban dia dan aku yang ingin saling mengenal satu sama lain,aku bercerita ini dia merepon dengan sangat hangat dan penuh cinta, dan waktu dulu pun aku sudah mengincarnya untuk menjadi pendamping hati yang sepi ini, di kala hati ini sedang terselimuti rasa haru yang mendalam oleh cinta yang dulu,dan kini dia lah yang aku dambakan untuk menghibur hati ini menjadi kembali bersemangat menjalani hidup ini.
dan saat memegang tangannya pertama kali, hati rasa seperti tak menyangka bisa berkenalan dengannya,sungguh sangat berjuta rasanya.tempat itu menjadi saksi indahnya pandangan pertama yang ku lakukan dengannya.
seolah aku tak mengerti,betapa senangnya hati ini berkenalan pertama dengannya, dan seolah aku terbuai dalam hanyut keakraban dia dan aku yang ingin saling mengenal satu sama lain,aku bercerita ini dia merepon dengan sangat hangat dan penuh cinta, dan waktu dulu pun aku sudah mengincarnya untuk menjadi pendamping hati yang sepi ini, di kala hati ini sedang terselimuti rasa haru yang mendalam oleh cinta yang dulu,dan kini dia lah yang aku dambakan untuk menghibur hati ini menjadi kembali bersemangat menjalani hidup ini.
dan saat memegang tangannya pertama kali, hati rasa seperti tak menyangka bisa berkenalan dengannya,sungguh sangat berjuta rasanya.tempat itu menjadi saksi indahnya pandangan pertama yang ku lakukan dengannya.
Sabtu, 26 November 2011
keitka tangan dan kaki berbicara
akan datang hari, mulut dikunci
kata tak ada lgi
akan tiba masa, tak ada suara
dari mulut kita
berkata tangan kita
tentang apa yang dilakukannya
berkata kaki kita
kemana saja dia melangkahnya
tidak tahu kita
bila harinya
tanggung jawab, tiba...
rabbana, tangan kami
kaki kami, mulut kami
mata hati kami
luruskanlah, kukuhkanlah
di jalan cahaya sempurna
mohon karunia kepada kami
hambamu yang hina
kata tak ada lgi
akan tiba masa, tak ada suara
dari mulut kita
berkata tangan kita
tentang apa yang dilakukannya
berkata kaki kita
kemana saja dia melangkahnya
tidak tahu kita
bila harinya
tanggung jawab, tiba...
rabbana, tangan kami
kaki kami, mulut kami
mata hati kami
luruskanlah, kukuhkanlah
di jalan cahaya sempurna
mohon karunia kepada kami
hambamu yang hina
Langganan:
Postingan (Atom)